Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Teluk Wondama

Anda Mencari Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Teluk Wondama Kami Solusinya Hubungi : 0858 1160 1080 Kami menjual berbagai Obat kuat seperti Obat Kuat untuk lelaki, obat kuat untuk wanita, Obat Kuat Tahan Lama Viagra Australia, obat kuat viagra, Obat Kuat Pria Herbal, FOREDI Herbal Oles Atasi Ejakulasi Dini 5 jam! Kuat Tahan Lama FOREDI Gel GARANSI 100% ASLI yg direkomendasikan BOYKE, Mitra RESMI Stok TERBARU

Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Teluk Wondama

Jual Obat Kuat Pria di Tana Toraja

Anda Mencari Jual Obat Kuat Pria di Tana Toraja Kami Solusinya Hubungi : 0858 1160 1080 Kami menjual berbagai Obat kuat seperti Obat Kuat untuk lelaki, obat kuat untuk wanita, Obat Kuat Tahan Lama Viagra Australia, obat kuat viagra, Obat Kuat Pria Herbal, FOREDI Herbal Oles Atasi Ejakulasi Dini 5 jam! Kuat Tahan Lama FOREDI Gel GARANSI 100% ASLI yg direkomendasikan BOYKE, Mitra RESMI Stok TERBARU Jual Obat Kuat Pria di Tana Toraja

Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Teluk Bintuni

Anda Mencari Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Teluk Bintuni Kami Solusinya Hubungi : 0858 1160 1080 Kami menjual berbagai Obat kuat seperti Obat Kuat untuk lelaki, obat kuat untuk wanita, Obat Kuat Tahan Lama Viagra Australia, obat kuat viagra, Obat Kuat Pria Herbal, FOREDI Herbal Oles Atasi Ejakulasi Dini 5 jam! Kuat Tahan Lama FOREDI Gel GARANSI 100% ASLI yg direkomendasikan BOYKE, Mitra RESMI Stok TERBARU

Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Teluk Bintuni

Jual Foredi Murah di Madiun

Anda Mencari Jual Foredi Murah di Madiun Kami Solusinya Hubungi : 0858 1160 1080 Kami menjual berbagai Obat kuat seperti Obat Kuat untuk lelaki, obat kuat untuk wanita, Obat Kuat Tahan Lama Viagra Australia, obat kuat viagra, Obat Kuat Pria Herbal, FOREDI Herbal Oles Atasi Ejakulasi Dini 5 jam! Kuat Tahan Lama FOREDI Gel GARANSI 100% ASLI yg direkomendasikan BOYKE, Mitra RESMI Stok TERBARU Jual Foredi Murah di Madiun

Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Tambrauw

Anda Mencari Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Tambrauw Kami Solusinya Hubungi : 0858 1160 1080 Kami menjual berbagai Obat kuat seperti Obat Kuat untuk lelaki, obat kuat untuk wanita, Obat Kuat Tahan Lama Viagra Australia, obat kuat viagra, Obat Kuat Pria Herbal, FOREDI Herbal Oles Atasi Ejakulasi Dini 5 jam! Kuat Tahan Lama FOREDI Gel GARANSI 100% ASLI yg direkomendasikan BOYKE, Mitra RESMI Stok TERBARU

Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Tambrauw

Jual Obat Oles Herbal Ejakulasi Dini Untuk Pria Foredi di Sabu Raijua

Anda Mencari Jual Obat Oles Herbal Ejakulasi Dini Untuk Pria Foredi di Sabu Raijua Kami Solusinya Hubungi : 0858 1160 1080 Kami menjual berbagai Obat kuat seperti Obat Kuat untuk lelaki, obat kuat untuk wanita, Obat Kuat Tahan Lama Viagra Australia, obat kuat viagra, Obat Kuat Pria Herbal, FOREDI Herbal Oles Atasi Ejakulasi Dini 5 jam! Kuat Tahan Lama FOREDI Gel GARANSI 100% ASLI yg direkomendasikan BOYKE, Mitra RESMI Stok TERBARU Jual Obat Oles Herbal Ejakulasi Dini Untuk Pria Foredi di Sabu Raijua

Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Sorong Selatan

Anda Mencari Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Sorong Selatan Kami Solusinya Hubungi : 0858 1160 1080 Kami menjual berbagai Obat kuat seperti Obat Kuat untuk lelaki, obat kuat untuk wanita, Obat Kuat Tahan Lama Viagra Australia, obat kuat viagra, Obat Kuat Pria Herbal, FOREDI Herbal Oles Atasi Ejakulasi Dini 5 jam! Kuat Tahan Lama FOREDI Gel GARANSI 100% ASLI yg direkomendasikan BOYKE, Mitra RESMI Stok TERBARU

Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Sorong Selatan

Jual Obat Kuat Murah di Bima

Anda Mencari Jual Obat Kuat Murah di Bima Kami Solusinya Hubungi : 0858 1160 1080 Kami menjual berbagai Obat kuat seperti Obat Kuat untuk lelaki, obat kuat untuk wanita, Obat Kuat Tahan Lama Viagra Australia, obat kuat viagra, Obat Kuat Pria Herbal, FOREDI Herbal Oles Atasi Ejakulasi Dini 5 jam! Kuat Tahan Lama FOREDI Gel GARANSI 100% ASLI yg direkomendasikan BOYKE, Mitra RESMI Stok TERBARU Jual Obat Kuat Murah di Bima

Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Raja Ampat

Anda Mencari Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Raja Ampat Kami Solusinya Hubungi : 0858 1160 1080 Kami menjual berbagai Obat kuat seperti Obat Kuat untuk lelaki, obat kuat untuk wanita, Obat Kuat Tahan Lama Viagra Australia, obat kuat viagra, Obat Kuat Pria Herbal, FOREDI Herbal Oles Atasi Ejakulasi Dini 5 jam! Kuat Tahan Lama FOREDI Gel GARANSI 100% ASLI yg direkomendasikan BOYKE, Mitra RESMI Stok TERBARU

Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Raja Ampat

Jual Foredi Murah di Maluku Tenggara Barat

Anda Mencari Jual Foredi Murah di Maluku Tenggara Barat Kami Solusinya Hubungi : 0858 1160 1080 Kami menjual berbagai Obat kuat seperti Obat Kuat untuk lelaki, obat kuat untuk wanita, Obat Kuat Tahan Lama Viagra Australia, obat kuat viagra, Obat Kuat Pria Herbal, FOREDI Herbal Oles Atasi Ejakulasi Dini 5 jam! Kuat Tahan Lama FOREDI Gel GARANSI 100% ASLI yg direkomendasikan BOYKE, Mitra RESMI Stok TERBARU Jual Foredi Murah di Maluku Tenggara Barat

Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Maybrat

Anda Mencari Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Maybrat Kami Solusinya Hubungi : 0858 1160 1080 Kami menjual berbagai Obat kuat seperti Obat Kuat untuk lelaki, obat kuat untuk wanita, Obat Kuat Tahan Lama Viagra Australia, obat kuat viagra, Obat Kuat Pria Herbal, FOREDI Herbal Oles Atasi Ejakulasi Dini 5 jam! Kuat Tahan Lama FOREDI Gel GARANSI 100% ASLI yg direkomendasikan BOYKE, Mitra RESMI Stok TERBARU

Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Maybrat

Obat Kuat Wanita Murah di Banjarbaru

Anda Mencari Obat Kuat Wanita Murah di Banjarbaru Kami Solusinya Hubungi : 0858 1160 1080 Kami menjual berbagai Obat kuat seperti Obat Kuat untuk lelaki, obat kuat untuk wanita, Obat Kuat Tahan Lama Viagra Australia, obat kuat viagra, Obat Kuat Pria Herbal, FOREDI Herbal Oles Atasi Ejakulasi Dini 5 jam! Kuat Tahan Lama FOREDI Gel GARANSI 100% ASLI yg direkomendasikan BOYKE, Mitra RESMI Stok TERBARU Obat Kuat Wanita Murah di Banjarbaru

Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Manokwari

Anda Mencari Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Manokwari Kami Solusinya Hubungi : 0858 1160 1080 Kami menjual berbagai Obat kuat seperti Obat Kuat untuk lelaki, obat kuat untuk wanita, Obat Kuat Tahan Lama Viagra Australia, obat kuat viagra, Obat Kuat Pria Herbal, FOREDI Herbal Oles Atasi Ejakulasi Dini 5 jam! Kuat Tahan Lama FOREDI Gel GARANSI 100% ASLI yg direkomendasikan BOYKE, Mitra RESMI Stok TERBARU

Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Manokwari

Obat Kuat Pria Murah di Sekadau

Anda Mencari Obat Kuat Pria Murah di Sekadau Kami Solusinya Hubungi : 0858 1160 1080 Kami menjual berbagai Obat kuat seperti Obat Kuat untuk lelaki, obat kuat untuk wanita, Obat Kuat Tahan Lama Viagra Australia, obat kuat viagra, Obat Kuat Pria Herbal, FOREDI Herbal Oles Atasi Ejakulasi Dini 5 jam! Kuat Tahan Lama FOREDI Gel GARANSI 100% ASLI yg direkomendasikan BOYKE, Mitra RESMI Stok TERBARU Obat Kuat Pria Murah di Sekadau

Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Kaimana

Anda Mencari Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Kaimana Kami Solusinya Hubungi : 0858 1160 1080 Kami menjual berbagai Obat kuat seperti Obat Kuat untuk lelaki, obat kuat untuk wanita, Obat Kuat Tahan Lama Viagra Australia, obat kuat viagra, Obat Kuat Pria Herbal, FOREDI Herbal Oles Atasi Ejakulasi Dini 5 jam! Kuat Tahan Lama FOREDI Gel GARANSI 100% ASLI yg direkomendasikan BOYKE, Mitra RESMI Stok TERBARU

Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Kaimana

Obat Oles Herbal Ejakulasi Dini Untuk Pria Foredi Murah di Lombok Barat

Anda Mencari Obat Oles Herbal Ejakulasi Dini Untuk Pria Foredi Murah di Lombok Barat Kami Solusinya Hubungi : 0858 1160 1080 Kami menjual berbagai Obat kuat seperti Obat Kuat untuk lelaki, obat kuat untuk wanita, Obat Kuat Tahan Lama Viagra Australia, obat kuat viagra, Obat Kuat Pria Herbal, FOREDI Herbal Oles Atasi Ejakulasi Dini 5 jam! Kuat Tahan Lama FOREDI Gel GARANSI 100% ASLI yg direkomendasikan BOYKE, Mitra RESMI Stok TERBARU Obat Oles Herbal Ejakulasi Dini Untuk Pria Foredi Murah di Lombok Barat

Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Fakfak

Anda Mencari Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Fakfak Kami Solusinya Hubungi : 0858 1160 1080 Kami menjual berbagai Obat kuat seperti Obat Kuat untuk lelaki, obat kuat untuk wanita, Obat Kuat Tahan Lama Viagra Australia, obat kuat viagra, Obat Kuat Pria Herbal, FOREDI Herbal Oles Atasi Ejakulasi Dini 5 jam! Kuat Tahan Lama FOREDI Gel GARANSI 100% ASLI yg direkomendasikan BOYKE, Mitra RESMI Stok TERBARU

Harga Obat Kuat Untuk Wanita di Fakfak

Jual Obat Kuat di Kepulauan Anambas

Anda Mencari Jual Obat Kuat di Kepulauan Anambas Kami Solusinya Hubungi : 0858 1160 1080 Kami menjual berbagai Obat kuat seperti Obat Kuat untuk lelaki, obat kuat untuk wanita, Obat Kuat Tahan Lama Viagra Australia, obat kuat viagra, Obat Kuat Pria Herbal, FOREDI Herbal Oles Atasi Ejakulasi Dini 5 jam! Kuat Tahan Lama FOREDI Gel GARANSI 100% ASLI yg direkomendasikan BOYKE, Mitra RESMI Stok TERBARU Jual Obat Kuat di Kepulauan Anambas

Saco-Indonesia.com - Serangan stroke dapat terjadi tiba-tiba, namun tanda-tandanya sebenarnya dapat dideteksi. Para ahli menga

Saco- Indonesia.com - Serangan stroke dapat terjadi tiba-tiba, namun tanda-tandanya sebenarnya dapat dideteksi. Para ahli mengatakan, semakin dini stroke dikenali dan diobati, maka semakin besar kemungkinan untuk sembuh dan terhindar dari risiko kelumpuhan.

Mati rasa pada wajah, lengan, kaki di satu sisi tubuh, disertai kebingungan dan masalah berbicara merupakan tanda-tanda seseorang mengalami stroke. Selain itu, ada pula tanda-tanda seperti pusing dan sakit kepala parah, mengalami masalah berjalan, hilang penglihatan di satu atau kedua mata.

Kepala Divisi Stroke di NewYork-Presbyterian Hospital/Columbia University Medical Center mengatakan, ketika seseorang terkena stroke, mereka akan menunjukkan tanda-tanda perubahan fisik yang dapat dikenali, ringan ataupun ekstrem. 

Berikut adalah beberapa tanda yang perlu diwaspadai :

1. Tiba-tiba mati rasa atau lemah pada bagian wajah, lengan, atau kaki - terutama pada satu sisi tubuh.

Orang dengan stroke biasanya akan memiliki bentuk mulut "tidak rata" alias mencong. Perlu diwaspadai juga apabila mereka (orang yang dicurigai stroke) mengalami kesulitan menggerakkan lengan atau mengendalikan jari. Misalnya, ketika mengangkat kedua tangan, tangan yang sebelah lebih tinggi dibandingkan tangan yang lain.

2. Tiba-tiba kebingungan dan kesulitan berbicara.

Masalah bahasa adalah salah satu tanda-tanda yang paling umum dari stroke. Seseorang yang mengalami stroke tiba-tiba mungkin akan mengalami masalah ketika mereka bicara. Bahkan, beberapa di antaranya juga mengalami penurunan pemahaman. Mintalah dia (orang yang dicurigai stroke) untuk mengulangi kembali kalimat sederhana kepada Anda, misalnya: "Saya pergi ke toko hari ini." Jika ia mengalami kesulitan mengulangi kata-kata itu bisa jadi dia mengalami stroke.

3. Pengelihatan mendadak terganggu.

Gangguan pengelihatan yang datang secara tiba-tiba merupakan gejala stroke yang umum. Mereka mungkin tidak akan mampu melihat dengan jelas dengan satu mata, atau mungkin mengalami kesulitan untuk melihat ke kanan atau kiri.

4. Tiba-tiba kesulitan berjalan, kehilangan keseimbangan atau koordinasi.

Berjalan seolah-olah mabuk, tersandung, atau bahkan jatuh adalah semua gejala stroke. Tanda-tanda serupa lainnya seperti berjalan dengan kaki terbuka lebar atau tiba-tiba kehilangan kemampuan motorik halus, seperti ketidakmampuan untuk menulis juga patut diwaspadai.

5. Sakit kepala parah tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya.

Gangguan sakit kepala tidak selalu identik dengan gejala stroke. Tetapi, jika sakit kepala menyerang tiba-tiba atau tampak sangat intens, patut untuk diwaspadai. Jika leher kaku, nyeri pada wajah, atau muntah yang disertai sakit kepala bukan tidak mungkin akan menyebabkan terjadinya perdarahan intrakranial, juga dikenal sebagai "stroke merah (red sroke)."

 


Pencegahan

Pengobatan dini dapat mencegah kerusakan yang lebih besar akibat stroke. Salah satu pengobatan umum stroke yaitu dengan tissue plasminogen activator (TPA). Obat ini disuntikkan ke arteri atau vena yang kemudian akan melarutkan sumbatan di pembuluh darah sehingga darah kembali mengalir ke otak.

Stroke merupakan penyakit pemicu kematian yang serius, namun sebenarnya dapat dicegah. Perubahan gaya hidup perlu ditingkatkan guna mengurangi risiko stroke. Berikut beberapa perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan :

- Kurangi garam

Mengurangi konsumsi garam dapat menurunkan tekanan darah sehingga mengurangi risiko stroke.

- Konsumsi makanan sehat

Kurangi kolesterol "jahat" dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko stroke. Kadar kolesterol harus di bawah 200 mg/dL.

- Stop merokok

Perokok memiliki risiko stroke dua kali lipat. Merokok dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah, serta mempercepat penyumbatan di pembuluh darah.

- Hidup aktif dan olahraga

Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki risiko yang lebih besar memiliki kadar kolesterol tinggi, hipertensi, diabetes, dan stroke. Olahraga dapat mengurangi berat badan sehingga mengurangi risiko penyakit-penyakit tersebut.

Meskipun telah mengubah gaya hidup, para ahli mengatakan orang yang berusia di atas 55 tahun memiliki risiko yang lebih besar terkena stroke. Selain itu, meskipun stroke lebih umum terjadi di kalangan kaum Adam, namun wanita pun tak terlepas dari risikonya.

Sumber :Healthday News
Editor : Liwon Maulana(galipat)

Apple dikabarkan akan menggelar sebuah program diskon semi rahasia bagi para pelanggan setianya. Mereka yang telah belanja gadget Apple sebesar USD 5 ribu selama 12 bulan terakhir ini yang akan mendapatkan diskon tersebut.

Apple dikabarkan akan menggelar sebuah program diskon semi rahasia bagi para pelanggan setianya. Mereka yang telah belanja gadget Apple sebesar USD 5 ribu selama 12 bulan terakhir ini yang akan mendapatkan diskon tersebut.

program ini telah dibagi dalam beberapa golongan dengan benefit berbeda. Bagi yang belanja lebih dari USD 5 ribu setahun akan masuk golongan merah, lebih dari USD 35 ribu masuk golongan hijau, dan lebih dari USD 200 ribu masuk golongan biru.

Tiap golongan ini akan mendapatkan besaran diskon yang berbeda-beda. Misalnya ketika akan beli Macs, akan mendapatkan potongan 5-6 persen untuk golongan merah dan 8 persen untuk golongan biru.

Diskon ini sendiri sepertinya memang bukan ditujukan untuk para Apple fan boys. Hal ini juga mengingat sangat jarang menemui penggila gadget Apple yang mampu habiskan USD 5 ribu setahun untuk belanja iPhone dan iPad.

Diskon ini berlaku untuk perusahaan dan sekolah yang menggunakan Macs atau iDevice dalam skala besar. Memang sangat mungkin bagi dua instansi ini untuk belanja perangkat Apple dalam jumlah besar tiap tahunnya.

Partai Golkar berpendapat, rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terlambat.

JAKARTA, Saco-Indonesia.com — Partai Golkar berpendapat, rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terlambat. Seharusnya pemerintah sudah menaikkan harga BBM sejak beberapa tahun lalu.

"Menurut kami, kenaikan harga BBM relatif terlambat," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Harry Azhar Aziz saat diskusi di Jakarta, Sabtu (8/6/2013).

Harry mengatakan, pihaknya secara rasional menyikapi rencana kenaikan harga BBM saat ini. Jika tidak mendukung kenaikan harga BBM, kata dia, maka parpol membiarkan pemerintah melanggar undang-undang lantaran defisit anggaran akan melampaui batas, yakni tiga persen.

"Pertanyaannya, apakah kita tahan kenaikan harga BBM? Apakah itu strategi PKS (Partai Keadilan Sejahtera) dan partai yang lain?" tanya Wakil Ketua Komisi XI DPR itu.

Ketika disinggung sikap Golkar saat pemerintah hendak menaikkan harga BBM tahun 2011, Harry menyebut ketika itu Golkar tidak menolak. Hanya saja, menurut dia, pihaknya memberikan batasan bahwa pemerintah hanya bisa menaikkan harga BBM ketika harga minyak dunia menyentuh 120 dollar per barrel. Kenyataannya, harga minyak tidak menyentuh angka itu.

Harry lalu menyinggung kenaikan harga BBM tahun 2008. Kata dia, harga BBM malah diturunkan kembali menjelang Pemilu 2009. Menurut Harry, tiga kali menurunkan harga BBM dari Rp 6.000 per liter hingga Rp 4.500 per liter yang menyebabkan Susilo Bambang Yudhoyono terpilih kembali menjadi presiden pada Pilpres 2009.

"Pak SBY sangat cerdik sekali. Golkar kurang cerdik. Yang umumkan kenaikan harga BBM adalah Pak JK (Jusuf Kalla, ketika itu Wakil Presiden), tapi ketika mengumumkan harga BBM turun Pak SBY. Golkar waktu itu bela pemerintah, tapi yang dibela tidak sadar," kata Harry sambil tertawa.

 
Editor :Liwon Maulana
Sumber:http://nasional.kompas.com/read/2013/06/08/12464222/Golkar.Terlambat..Rencana.Ken aikan.Harga.BBM

saco-indonesia.com, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto mengatakan, upaya pencegahan tindak pidana terorisme perlu diprioritaskan ke depannya.

JAKARTA, Saco-Indonesia.com — Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto mengatakan, upaya pencegahan tindak pidana terorisme perlu diprioritaskan ke depannya. Pasalnya, sudah terbukti bahwa upaya penindakan tidak menyelesaikan masalah terorisme.

"Meskipun sudah banyak yang ditangkap, nyatanya masih ada orang-orang seperti itu (teroris). Pencegahan lebih penting," kata Djoko melalui pesan singkat, Senin (3/6/2013), menyikapi aksi bunuh diri di Mapolres Poso, Sulawesi Tengah.

Djoko berharap, berbagai pihak dan institusi yang terkait terlibat dalam upaya deradikalisasi. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, kata Djoko, sudah berusaha melakukan deradikalisasi bersama pihak lain. Hanya saja, tambahnya, perlu waktu dan kesabaran untuk mengubah mereka.

Anggota Komisi III DPR, Eva Kusuma Sundari, berharap BNPT segera menyelesaikan cetak biru strategi nasional penanggulangan terorisme. Dengan demikian, kata dia, ada koordinasi dari semua lembaga terkait dalam pemberantasan terorisme.

"Blue print ini penting untuk mengefektifkan program keseluruhan. Blue print juga akan membantu kesatuan langkah dalam pemberantasan terorisme, misalnya keputusan salah satu lembaga intelijen untuk merekrut bekas teroris tanpa pertimbangan komprehensif. Akibatnya bisa menyebabkan kegagalan operasi penindakan oleh lembaga lain," kata Eva.

"Blue print juga mendesak mengingat ancaman kelompok radikal sudah menjadi ancaman regional Asia-Pacific. Indonesia diharapkan menjadi mediator konflik internal dengan kelompok radikal di beberapa negara. Jika Poso masih menjadi hot spot, Indonesia kehilangan legitimasi di dunia diplomatik, baik regional maupun dunia," pungkas Eva.

 
Editor :Liwon Maulana
Sumber:Kompas.com

saco-indonesia.com, Jok Mobil merupakan salah satu elemen yang sangat penting, karena kenyamanan jok mobil juga dapat membuat ki

saco-indonesia.com, Jok Mobil merupakan salah satu elemen yang sangat penting, karena kenyamanan jok mobil juga dapat membuat kita nyaman juga saat berkendara. Tetapi jok mobil juga sering terkena tumpahan cairan seperti air susu ata minuman lainnya. Padahal  air susu ata minuman (kecuali air putih) yang telah merembes ke dalam jok juga dapat menyebabkan tidak sedap pada mobil.
Selain bau tak sedap juga dapat menyebabkan timbulnya jamur yang juga dapat mengundang perhatian hewan - hewan yang sangat menjijikkan masuk ke dalam mobil dan noda juga dapat membuat jok berwarna kusam. Untuk dapat mencegahnya, ada tips – tips tertentu yang dapat kita dilakukan.
Untuk dapat menghilangkan atau membersihkan cairan tersebut, kita juga dapat menggunakan beberapa alat seperti serbet, kain bersih, sprayer, sikat besar, sikat gigi, air sabun deterjen dan penyedot debu.
Jika Jok anda menggunakan jok kain, maka yang perlu diperhatikan adalah bahwa jok kain lebih dapat cepat menyerap air atau merembes, sehingga kita harus cepat menanganinya. Sedangkan untuk jok yang jenis kulit lebih mudah untuk ditangani, karena sifat kulit yang lambat untuk dapat menyerap air.
      Berikut ini ada beberapa tips yang dapat kita lakukan untuk dapat membersihkan jok kita dari air susu atau cairan lainnya :
1. Bersihkan jok yang terkena cairan dengan menggunakan mesin penyedot debu.
2. Oleskan atau Seprotkan deterjen pada jok mobil yang terkena cairan hingga merata.
3. Setelah diberi deterjen, kemudian sikat dengan sikat yang halus jok mobil hingga noda pada jok hilang.
4. Keringkan bagian yang basah tadi dengan menggunakan penyedot debu.
5. Agar bau pada mobil hilang, semprotkan pengharum mobil yang sesuai kesukaan anda.
6. Agar tidak terulang kembali, maka kita juga dapat menggunakan penutup jok, sehingga jok dapat terlindungi dari cairan.
Demikian Tips Membersihkan Noda pada Jok Mobil, semoga artikel diatas dapat bermanfaat


Editor : Dian Sukmawati

saco-indonesia.com, Ketua DPRD Banten Aeng Haeruddin hari ini akan diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Aeng ak

saco-indonesia.com, Ketua DPRD Banten Aeng Haeruddin hari ini akan diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Aeng akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Tubagus Chaery Wardana alias Wawan.

"Iya ada pemeriksaan tambahan, namanya Aeng untuk dalam kasus TCW," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi SP, melalui pesan singkat, Rabu (12/2).

Diduga Aeng akan diperiksa terkait dalam penyitaan mobil-mobil mewah terkait Wawan. Informasi yang telah dihimpun, Wawan telah membagi-bagikan uang dan mobil kepada sejumlah anggota DPRD Banten, termasuk Aeng yang diduga telah menerima pemberian mobil Alphard dan Mercedes Bens.

Diketahui, KPK telah menyita puluhan mobil terkait dalam kasus dugaan TPPU Wawan. Di antaranya, KPK juga telah menyita empat mobil mewah yakni Bentley, Roy Royce, Ferrari dan Lambhorgini. KPK juga telah menyita 3 Innova, Avanza, Ford Fiesta, Fortuner, dua buah Pajero, BMW, dan Honda Freed.

Kemudian tiga mobil mewah yakni Lexus B 888 ARD, Nissan GTR warna putih B 888 GAW, dan Land Cruiser B 888 TCW. KPK juga telah menyita 1 motor Harley Davidson yang diduga atas nama Wawan. Terakhir, KPK juga telah menyita mobil Alphard Vellfire yang bernomor polisi B 818 TTA dan mercy seri C250 bernomor polisi B 818 WWN.


Editor : Dian Sukmawati

saco-indonesia.com, Kanker Payudara juga merupakan penyakit yang dapat disebabkan oleh sel ganas (kanker) yang tumbuh pada jarin

saco-indonesia.com, Kanker Payudara juga merupakan penyakit yang dapat disebabkan oleh sel ganas (kanker) yang tumbuh pada jaringan payudara. Sel-sel ini biasanya akan muncul pada saluran atau lobula di payudara. Sel-sel kanker ini juga dapat menyebar di antara jaringan atau organ yang ada dan ke bagian tubuh lainnya.

Seberapa umumkah Kanker Payudara?

Kanker Payudara juga merupakan penyebab kematian kedua terbesar bagi wanita saat ini. Di Singapura, 1 dari 16 wanita akan terdiagnosa mengidap kanker payudara dalam masa hidupnya. Wanita etnis Cina telah memiliki resiko yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan etnis Melayu atau India sekitar 10% hingga 20%. Kasus tertinggi telah terjadi pada kelompok umur 55-59 tahun. Resiko terkena kanker payudara meningkat seiring bertambahnya usia. Kabar baiknya sekarang adalah banyak wanita kini mampu untuk melawan kanker payudara karena telah melakukan pendeteksian dini serta peningkatan kualitas pengobatan.

Apa Penyebabnya?

Faktor pemicu kanker ini belum dapat diketahui. Namun hal ini juga bisa ditelusuri dari sejarah keluarga yang telah mengidap kanker payudara, siklus menstruasi dini, atau kemungkinan faktor resiko lainnya. Karena begitu sulit untuk dapat dipastikan, masing-masing kita telah memiliki resiko terkena kanker payudara, khususnya saat kita berusia 40 tahun atau lebih. Walaupun faktor penyebabnya masih tidak diketahui, akan tetapi penyembuhan total sangat dimungkinkan dengan pendeteksian dini melalui pemeriksaan payudara secara reguler.
 
Diagnosa & Pemeriksaan

Bagaimana cara mendiagnosa?

Pemeriksaan Klinis – Khususnya bila benjolan, keluarnya cairan dari puting, atau perubahan payudara yang tidak biasa terjadi.

Mamogram – Metode ini juga dapat mendeteksi perubahan seperti kepadatan yang tidak normal atau terjadinya deposit kalsium.

Ultrasound Scan – Metode ini juga digunakan untuk dapat mendeteksi pada area khusus yang telah ditemukan dalam pemeriksaan mamogram atau dapat dilakukan untuk dapat mendeteksi kondisi abnormal yang tidak terlihat pada mamogram. Sebuah ultrasound scan juga dapat membedakan antara massa yang solid, yang kemungkinan kanker, atau kista yang berisi cairan yang biasanya bukan merupakan kanker.

Magnetic Resonance Imaging, MRI – Pada beberapa kasus, pasien harus menjalani sken MRI untuk dapat memperoleh hasil pemeriksaan yang lebih jelas pada area yang diduga terkena kanker. Metode ini juga sangat berguna bagi wanita yang berusia muda karena pada usianya mereka memiliki kepadatan jaringan payudara yang lebih besar dan tes visual konvensional seperti mamogram ataupun ultrasound menjadi kurang sensitif dan spesifik untuk mendeteksi kanker payudara.

          
Apa itu Biopsi?
          

Teknik biopsi umum

Untuk dapat memastikan kanker payudara, sebuah biopsi harus dilakukan di mana bagian dari jaringan sel yang diduga kanker diangkat dan diperiksa dengan mikroskop.
          

    Aspirasi Jarum Halus (FNA)
    Biopsi Jarum Inti (Core Needle) atau Biopsi Tru-cut
    Biopsi Eksisi (Excision Biopsy)

 
Bagaimana Kanker Payudara diperiksa?


A. TAHAPAN/LUAS PENYEBARAN
      TAHAPAN     LUAS PENYEBARAN     TINGKAT RATA-RATA KESELAMATAN PADA MASA
5-TAHUNAN(%)
      0     Kanker non-invasif     99
      I     Kanker invasif kecil
(kurang dari 2 cm tanpa penyebaran ke arah kelenjar getah bening aksila)     90
      II     

Kanker invasif
(antara 2-5cm atau/dengan penyebaran pada kelenjar getah bening)
    70
      III     Kanker invasif besar
(lebih dari 5cm dengan penyebaran pada kulit atau beberapa kelenjar getah bening)     40
      IV     

Penyebaran yang luas atau Kanker metastatis
    20


B. KARAKTERISTIK KANKER PAYUDARA YANG BERDAMPAK PADA KAMBUH DAN KESELAMATAN
Tingkat Histologis Tumor

Merujuk pada seberapa banyak sel tumor yang telah memiliki kemiripan dengan sel normal dilihat dari mikroskop; skala tingkat 1 sampai dengan 3. Tumor tingkat 3 mengandung sel kanker yang sangat abnormal dan tumbuh pesat. Semakin tinggi tingkat histologis tumor, semakin besar resiko kanker payudara kembali.
          
Kelenjar Getah Bening

Jumlah kelenjar getah bening yang berada di ketiak, di sisi yang sama pada payudara yang terkena kanker, bisa jadi indikator penting. Semakin besar jumlah kelenjar yang positif diasosiasikan dengan kemungkinan terburuk dan merujuk kepada perawatan dan pengobatan yang lebih agresif.
            
Ukuran Tumor

Secara umum, semakin besar ukuran tumor, semakin besar kemungkinan untuk kanker payudara kembali menyerang.
          
ER/PR

Sekitar duapertiga dari semua kanker payudara telah memiliki tingkat esterogen yang signifikan dan/atau reseptor progesteron. Mereka dirujuk sebagai tumor reseptor esterogen positif (ER+). Tumor ER+ cenderung tumbuh kurang agresif dan dapat diobati dengan pengobatan menggunakan hormon.
            
HER2/erbB2

HER2 adalah sebuah protein yang telah ditemukan pada permukaan dari sel kanker tertentu. Sebuah tumor juga dapat digambarkan sebagai HER2-positif apabila tumor tersebut telah memiliki lebih banyak reseptor HER2 dibanding dengan yang lain. Sekitar 20-25% dari semua kanker payudara memiliki tumor dengan label HER2-positif. Tumors HER2-positif cenderung tumbuh lebih cepat daripada jenis-jenis kanker payudara lainnya.

Dengan mengetahui apakah sebuah kanker adalah HER2-positif dapat mempengaruhi pilihan pengobatan yang dapat diambil, karena wanita dengan tumor sejenis ini dapat diuntungkan dengan obat yang disebut trastuzumab (Herceptin®).

 
Pengobatan & Perawatan

Bagaimana kanker payudara diobati?

Pilihan pengobatan dan prognosis (peluang kesembuhan) tergantung dari tahapan kanker (apakah kanker tersebut hanya ada di payudara atau sudah menyebar ke bagian tubuh lainnya), tipe kanker payudara, karakteristik dari sel kanker dan apakah kanker tersebut ditemukan pada sisi payudara yang lain. Usia seorang wanita, status menopausal (apakah wanita tersebut masih memiliki siklus haid) dan kondisi kesehatan umumnya juga dapat mempengaruhi pilihan pengobatan dan prognosis.
 
Bedah

Pembedahan adalah umum untuk mengangkat kanker. Beberapa bentuk prosedur bedah termasuk:

1)    Bedah dengan mempertahankan payudara

    Lumpektomi atau Wide Local Excision – pengangkatan kanker dan sedikit jaringan di sekitarnya.
    Quadrantektomi – pengangkatan kanker dengan mengangkat lebih banyak jaringan disekitarnya dibandingkan dengan lumpektomi. Untuk prosedur quadrantektomi, seperempat bagian dari payudara diangkat.

2)    Mastektomi – pengangkatan seluruh bagian payudara dengan atau tanpa jaringan kelenjar getah bening di bawah aksila.
 
3)    Saat bedah payudara, beberapa sel kelenjar getah bening di bawah ketiak juga akan diambil untuk pemeriksaan.

 
Terapi Sistemik

    Kemoterapi
    Terapi Hormon
    Herceptin®

 
          
Radioterapi

Radioterapi dengan menggunakan sinar berenergi tinggi yang ditargetkan untuk dapat membunuh sel-sel kanker. Tujuannya adalah untuk dapat membunuh sel kanker yang mungkin tersisa di sekitar payudara.

Radioterapi sangatlah vital setelah prosedur bedah yang mempertahankan payudara, seperti lumpektomi, karena sebagian besar jaringan payudara dibiarkan utuh. Terapi ini juga akan mengurangi kemungkinan kembalinya kanker payudara.

Pada umumnya, wanita yang telah menjalani prosedur masektomi tidak memerlukan radioterapi. Akan tetapi, untuk beberapa kasus, prosedur ini perlu dilakukan untuk dapat merawat dinding dada dan kelenjar getah bening yang ada pada ketiak, bila resiko kembalinya kanker secara lokal masih tinggi.


Editor : dian sukmawati

Rental Mobil Tangerang adalah tempat persewaan mobil yang telah memberikan pelayanan terbaik dalam usaha rental mobil Jakarta Se

Rental Mobil Tangerang adalah tempat persewaan mobil yang telah memberikan pelayanan terbaik dalam usaha rental mobil Jakarta Selatan. Sebagai pelaku bisnis penyewaan mobil, Rental Mobil Tangerang yakin kepuasan pelanggan adalah kata kunci usaha penyewaan mobil.

Pelanggan jasa penyewaan mobil mengaharapkan pelayanan terbaik dari penyedia jasa rental mobil. Jenis mobil yang disewakan sangat beragam mulai dari mobil Innova, Avanza, Xenia, Apv. Xenia, dan lainnya. Kendaraan disewakan harus rapih ,bersih,  dan terawat . Pelayanan rental mobil telah meliputi sewa mobil harian atau rental mobil bulanan.

Sewa mobil harian disertai dengan supir berpengalaman, untuk rental mobil bulanan dapat disertai tidak dengan supir. Untuk harga sewa mobil , Rental Mobil Tangerang menerapkan harga sewa mobil yang terjangkau oleh konsumen. Harga rental mobil di Jakarta sangat  bervariasi, untuk itu harga sewa mobil murah dicari oleh konsumen rental mobil di Jakarta.

Pelayanan jasa sewa mobil yang diberikan oleh Rental Mobil Lestari ;

-  Jenis mobil  disewakan beragan dari Toyota Innova, New Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki APV Arena,

-  Mobil disewakan rapi, bersih, dan terawat.

-  Pelayanan jasa sewa mobil  24 jam

-  Rental mobil bulanan atau sewa mobil harian

-  Sewa mobil untuk dalam kota maupun luar kota

-  Jasa penyewaan mobil antar jemput bandara Soekarno Hatta

-  Harga sewa mobil yang terjangkau

-  Supir yang terdidik dan berpengalaman baik dalam maupun luar kota

-  Discount harga sewa mobil bagi para pelanggan Rental Mobil Lestari

-  Memberikan solusi bagi calaon konsumen untuk transportasi / rental mobil

-  Dan lainnya

Pelayanan dan Reservasi dapat menghubungi kontak kami yang sudah tersedia

saco-indonesia.com, Kepolisian Resor Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan telah memberikan sanksi terhadap Bripka Ferry Janu

saco-indonesia.com, Kepolisian Resor Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan telah memberikan sanksi terhadap Bripka Ferry Janu anggota Kepolisian Sektor Srandakan karena telah melakukan tindakan indisipliner beberapa waktu yang lalu.

Kepala Polres (Kapolres) Bantul, AKBP Surawan di Bantul, Kamis (23/1) kemarin juga mengatakan, pihaknya juga telah menahan Bripka Ferry Janu sejak Rabu (22/1) di Markas Polres (Mapolres) Bantul, untuk kemudian akan menjalani sidang disiplin di korps kesatuan tersebut.

"Yang bersangkutan juga akan dikenakan sanksi karena sesuai dengan ketentuan dalam pasal 5 huruf A Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2013. Intinya, dianggap telah menurunkan derajat dan martabat pemerintah dan kepolisian," kata Surawan dikutip antara.

Diberitakan sebelumnya, rumah seorang calon anggota legislatif (caleg) dari salah satu partai politik Siti Syamsiah di Ngentak, Poncosari, Srandakan telah digerebek oleh warga pada Rabu (22/1) dini hari, karena telah terdapat seorang anggota Polsek Srandakan tersebut.

Namun isu yang telah berkembang di masyarakat bahwa anggota kepolisian bersama caleg DPRD Bantul tersebut selain tidak sesuai norma, juga diduga anggota polisi tersebut merupakan salah satu tim sukses untuk pemenangan caleg tersebut.

Meski begitu, kata dia sejauh ini pihaknya juga belum dapat menyimpulkan bahwa anggota polisi tersebut sebagai salah satu tim sukses Siti Syamsiah, caleg dari Partai Demokrat dari daerah pemilihan (dapil) V Bantul.

"Kami juga belum dapat menyimpulkan, mungkin hanya dikait-kaitkan, karena keduanya memang telah berteman lama, tetapi sejauh ini belum," kata Kapolres.

Namun demikian, kata dia pihaknya juga tetap akan memberikan sanksi yang tegas jika nanti ditemukan bukti tambahan bahwa ternyata anggotanya tersebut merupakan salah satu tim sukses caleg, karena hal itu telah dilarang dalam Udang-Undang.

Ia juga telah menyebutkan sejumlah sanksi yang akan dijatuhkan terhadap anggota polisi tersebut bervariatif, mulai teguran secara tertulis, penundaan pangkat, dan sekolah, hingga penahanan, tergantung pada hasil persidangan disiplin nanti.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Bantul Supardi juga mengatakan, pihaknya juga akan melakukan klarifikasi atas dugaan keterlibatan anggota Polsek Srandakan sebagai salah satu tim sukses terhadap caleg peserta Pemilu mendatang.

"Kami juga telah intruksikan anggota panwascam (panitia pengawas kecamatan) Srandakan, kami juga berharap tidak ada indikasi ketidaknetralan anggota Polri dalam pemilu," katanya.

Menurut dia, berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu PNS maupun aparat yang terjun aktif dalam dunia politik terancam dikenai sanksi berupa hukuman penjara satu tahun.


Editor : Dian Sukmawati

Mr. Paczynski was one of the concentration camp’s longest surviving inmates and served as the personal barber to its Nazi commandant Rudolf Höss.

Public perceptions of race relations in America have grown substantially more negative in the aftermath of the death of a young black man who was injured while in police custody in Baltimore and the subsequent unrest, far eclipsing the sentiment recorded in the wake of turmoil in Ferguson, Mo., last summer.

Americans are also increasingly likely to say that the police are more apt to use deadly force against a black person, the latest New York Times/CBS News poll finds.

The poll findings highlight the challenges for local leaders and police officials in trying to maintain order while sustaining faith in the criminal justice system in a racially polarized nation.

Sixty-one percent of Americans now say race relations in this country are generally bad. That figure is up sharply from 44 percent after the fatal police shooting of Michael Brown and the unrest that followed in Ferguson in August, and 43 percent in December. In a CBS News poll just two months ago, 38 percent said race relations were generally bad. Current views are by far the worst of Barack Obama’s presidency.

The negative sentiment is echoed by broad majorities of blacks and whites alike, a stark change from earlier this year, when 58 percent of blacks thought race relations were bad, but just 35 percent of whites agreed. In August, 48 percent of blacks and 41 percent of whites said they felt that way.

Looking ahead, 44 percent of Americans think race relations are worsening, up from 36 percent in December. Forty-one percent of blacks and 46 percent of whites think so. Pessimism among whites has increased 10 points since December.

Continue reading the main story
Do you think race relations in the United States are generally good or generally bad?
60
40
20
0
White
Black
May '14
May '15
Generally bad
Continue reading the main story
Do you think race relations in the United States are getting better, getting worse or staying about the same?
Getting worse
Staying the same
Getting better
Don't know/No answer
All adults
Whites
Blacks
44%
37
17
46
36
16
41
42
15

The poll finds that profound racial divisions in views of how the police use deadly force remain. Blacks are more than twice as likely to say police in most communities are more apt to use deadly force against a black person — 79 percent of blacks say so compared with 37 percent of whites. A slim majority of whites say race is not a factor in a police officer’s decision to use deadly force.

Overall, 44 percent of Americans say deadly force is more likely to be used against a black person, up from 37 percent in August and 40 percent in December.

Blacks also remain far more likely than whites to say they feel mostly anxious about the police in their community. Forty-two percent say so, while 51 percent feel mostly safe. Among whites, 8 in 10 feel mostly safe.

One proposal to address the matter — having on-duty police officers wear body cameras — receives overwhelming support. More than 9 in 10 whites and blacks alike favor it.

Continue reading the main story
How would you describe your feelings about the police in your community? Would you say they make you feel mostly safe or mostly anxious?
Mostly safe
Mostly anxious
Don't know/No answer
All adults
Whites
Blacks
75%
21
3
81
16
3
51
42
7
Continue reading the main story
In general, do you think the police in most communities are more likely to use deadly force against a black person, or more likely to use it against a white person, or don’t you think race affects police use of deadly force?
Police more likely to use deadly force against a black person
Police more likely to use deadly force against a white person
Race DOES NOT affect police use of deadly force
Don't know/No answer
All adults
Whites
Blacks
44%
37%
79%
2%
2%
1%
46%
53%
16%
9%
8%
4%
Continue reading the main story
Do you favor or oppose on-duty police officers wearing video cameras that would record events and actions as they occur?
Favor
Oppose
Don't know/No answer
All adults
Whites
Blacks
92%
93%
93%
6%
5%
5%
2%
2%
2%

Asked specifically about the situation in Baltimore, most Americans expressed at least some confidence that the investigation by local authorities would be conducted fairly. But while nearly two-thirds of whites think so, fewer than half of blacks agree. Still, more blacks are confident now than were in August regarding the investigation in Ferguson. On Friday, six members of the police force involved in the arrest of Mr. Gray were charged with serious offenses, including manslaughter. The poll was conducted Thursday through Sunday; results from before charges were announced are similar to those from after.

Reaction to the recent turmoil in Baltimore, however, is similar among blacks and whites. Most Americans, 61 percent, say the unrest after Mr. Gray’s death was not justified. That includes 64 percent of whites and 57 percent of blacks.

Continue reading the main story
As you may know, a Baltimore man, Freddie Gray, recently died after being in the custody of the Baltimore police. How much confidence do you have that the investigation by local authorities into this matter will be conducted fairly?
A lot
Some
Not much
None at all
Don't know/No answer
All adults
Whites
Blacks
29%
31
22
14
5
31
33
20
11
5
20
26
30
22
In general, do you think the unrest in Baltimore after the death of Freddie Gray was justified, or do you think the unrest was not justified?
Justified
Not justified
Don't know/No answer
All adults
Whites
Blacks
28%
61
11
26
64
11
37
57
6

A former member of the Boston Symphony Orchestra, Mr. Smedvig helped found the wide-ranging Empire Brass quintet.

Mr. Alger, who served five terms from Texas, led Republican women in a confrontation with Lyndon B. Johnson that may have cost Richard M. Nixon the 1960 presidential election.

WASHINGTON — A decade after emergency trailers meant to shelter Hurricane Katrina victims instead caused burning eyes, sore throats and other more serious ailments, the Environmental Protection Agency is on the verge of regulating the culprit: formaldehyde, a chemical that can be found in commonplace things like clothes and furniture.

But an unusual assortment of players, including furniture makers, the Chinese government, Republicans from states with a large base of furniture manufacturing and even some Democrats who championed early regulatory efforts, have questioned the E.P.A. proposal. The sustained opposition has held sway, as the agency is now preparing to ease key testing requirements before it releases the landmark federal health standard.

The E.P.A.’s five-year effort to adopt this rule offers another example of how industry opposition can delay and hamper attempts by the federal government to issue regulations, even to control substances known to be harmful to human health.

Continue reading the main story
 

Document: The Formaldehyde Fight

Formaldehyde is a known carcinogen that can also cause respiratory ailments like asthma, but the potential of long-term exposure to cause cancers like myeloid leukemia is less well understood.

The E.P.A.’s decision would be the first time that the federal government has regulated formaldehyde inside most American homes.

“The stakes are high for public health,” said Tom Neltner, senior adviser for regulatory affairs at the National Center for Healthy Housing, who has closely monitored the debate over the rules. “What we can’t have here is an outcome that fails to confront the health threat we all know exists.”

The proposal would not ban formaldehyde — commonly used as an ingredient in wood glue in furniture and flooring — but it would impose rules that prevent dangerous levels of the chemical’s vapors from those products, and would set testing standards to ensure that products sold in the United States comply with those limits. The debate has sharpened in the face of growing concern about the safety of formaldehyde-treated flooring imported from Asia, especially China.

What is certain is that a lot of money is at stake: American companies sell billions of dollars’ worth of wood products each year that contain formaldehyde, and some argue that the proposed regulation would impose unfair costs and restrictions.

Determined to block the agency’s rule as proposed, these industry players have turned to the White House, members of Congress and top E.P.A. officials, pressing them to roll back the testing requirements in particular, calling them redundant and too expensive.

“There are potentially over a million manufacturing jobs that will be impacted if the proposed rule is finalized without changes,” wrote Bill Perdue, the chief lobbyist at the American Home Furnishings Alliance, a leading critic of the testing requirements in the proposed regulation, in one letter to the E.P.A.

Industry opposition helped create an odd alignment of forces working to thwart the rule. The White House moved to strike out key aspects of the proposal. Subsequent appeals for more changes were voiced by players as varied as Senator Barbara Boxer, Democrat of California, and Senator Roger Wicker, Republican of Mississippi, as well as furniture industry lobbyists.

Hurricane Katrina in 2005 helped ignite the public debate over formaldehyde, after the deadly storm destroyed or damaged hundreds of thousands of homes along the Gulf of Mexico, forcing families into temporary trailers provided by the Federal Emergency Management Agency.

The displaced storm victims quickly began reporting respiratory problems, burning eyes and other issues, and tests then confirmed high levels of formaldehyde fumes leaking into the air inside the trailers, which in many cases had been hastily constructed.

Public health advocates petitioned the E.P.A. to issue limits on formaldehyde in building materials and furniture used in homes, given that limits already existed for exposure in workplaces. But three years after the storm, only California had issued such limits.

Industry groups like the American Chemistry Council have repeatedly challenged the science linking formaldehyde to cancer, a position championed by David Vitter, the Republican senator from Louisiana, who is a major recipient of chemical industry campaign contributions, and whom environmental groups have mockingly nicknamed “Senator Formaldehyde.”

Continue reading the main story

Formaldehyde in Laminate Flooring

In laminate flooring, formaldehyde is used as a bonding agent in the fiberboard (or other composite wood) core layer and may also be used in glues that bind layers together. Concerns were raised in March when certain laminate flooring imported from China was reported to contain levels of formaldehyde far exceeding the limit permitted by California.

Typical

laminate

flooring

CLEAR FINISH LAYER

Often made of melamine resin

PATTERN LAYER

Paper printed to resemble wood,

or a thin wood veneer

GLUE

Layers may be bound using

formaldehyde-based glues

CORE LAYER

Fiberboard or other

composite, formed using

formaldehyde-based adhesives

BASE LAYER

Moisture-resistant vapor barrier

What is formaldehyde?

Formaldehyde is a common chemical used in many industrial and household products as an adhesive, bonding agent or preservative. It is classified as a volatile organic compound. The term volatile means that, at room temperature, formaldehyde will vaporize, or become a gas. Products made with formaldehyde tend to release this gas into the air. If breathed in large quantities, it may cause health problems.

WHERE IT IS COMMONLY FOUND

POTENTIAL HEALTH RISKS

Pressed-wood and composite wood products

Wallpaper and paints

Spray foam insulation used in construction

Commercial wood floor finishes

Crease-resistant fabrics

In cigarette smoke, or in the fumes from combustion of other materials, including wood, oil and gasoline.

Exposure to formaldehyde in sufficient amounts may cause eye, throat or skin irritation, allergic reactions, and respiratory problems like coughing, wheezing or asthma.

Long-term exposure to high levels has been associated with cancer in humans and laboratory animals.

Exposure to formaldehyde may affect some people more severely than others.

By 2010, public health advocates and some industry groups secured bipartisan support in Congress for legislation that ordered the E.P.A. to issue federal rules that largely mirrored California’s restrictions. At the time, concerns were rising over the growing number of lower-priced furniture imports from Asia that might include contaminated products, while also hurting sales of American-made products.

Maneuvering began almost immediately after the E.P.A. prepared draft rules to formally enact the new standards.

White House records show at least five meetings in mid-2012 with industry executives — kitchen cabinet makers, chemical manufacturers, furniture trade associations and their lobbyists, like Brock R. Landry, of the Venable law firm. These parties, along with Senator Vitter’s office, appealed to top administration officials, asking them to intervene to roll back the E.P.A. proposal.

The White House Office of Management and Budget, which reviews major federal regulations before they are adopted, apparently agreed. After the White House review, the E.P.A. “redlined” many of the estimates of the monetary benefits that would be gained by reductions in related health ailments, like asthma and fertility issues, documents reviewed by The New York Times show.

As a result, the estimated benefit of the proposed rule dropped to $48 million a year, from as much as $278 million a year. The much-reduced amount deeply weakened the agency’s justification for the sometimes costly new testing that would be required under the new rules, a federal official involved in the effort said.

“It’s a redlining blood bath,” said Lisa Heinzerling, a Georgetown University Law School professor and a former E.P.A. official, using the Washington phrase to describe when language is stricken from a proposed rule. “Almost the entire discussion of these potential benefits was excised.”

Senator Vitter’s staff was pleased.

“That’s a huge difference,” said Luke Bolar, a spokesman for Mr. Vitter, of the reduced estimated financial benefits, saying the change was “clearly highlighting more mismanagement” at the E.P.A.

Advertisement

The review’s outcome galvanized opponents in the furniture industry. They then targeted a provision that mandated new testing of laminated wood, a cheaper alternative to hardwood. (The California standard on which the law was based did not require such testing.)

But E.P.A. scientists had concluded that these laminate products — millions of which are sold annually in the United States — posed a particular risk. They said that when thin layers of wood, also known as laminate or veneer, are added to furniture or flooring in the final stages of manufacturing, the resulting product can generate dangerous levels of fumes from often-used formaldehyde-based glues.

Industry executives, outraged by what they considered an unnecessary and financially burdensome level of testing, turned every lever within reach to get the requirement removed. It would be particularly onerous, they argued, for small manufacturers that would have to repeatedly interrupt their work to do expensive new testing. The E.P.A. estimated that the expanded requirements for laminate products would cost the furniture industry tens of millions of dollars annually, while the industry said that the proposed rule over all would cost its 7,000 American manufacturing facilities over $200 million each year.

“A lot of people don’t seem to appreciate what a lot of these requirements do to a small operation,” said Dick Titus, executive vice president of the Kitchen Cabinet Manufacturers Association, whose members are predominantly small businesses. “A 10-person shop, for example, just really isn’t equipped to handle that type of thing.”

Photo
 
Becky Gillette wants strong regulation of formaldehyde. Credit Beth Hall for The New York Times

Big industry players also weighed in. Executives from companies including La-Z-Boy, Hooker Furniture and Ashley Furniture all flew to Washington for a series of meetings with the offices of lawmakers including House Speaker John Boehner, Republican of Ohio, and about a dozen other lawmakers, asking several of them to sign a letter prepared by the industry to press the E.P.A. to back down, according to an industry report describing the lobbying visit.

Within a matter of weeks, two letters — using nearly identical language — were sent by House and Senate lawmakers to the E.P.A. — with the industry group forwarding copies of the letters to the agency as well, and then posting them on its website.

The industry lobbyists also held their own meeting at E.P.A. headquarters, and they urged Jim Jones, who oversaw the rule-making process as the assistant administrator for the agency’s Office of Chemical Safety and Pollution Prevention, to visit a North Carolina furniture manufacturing plant. According to the trade group, Mr. Jones told them that the visit had “helped the agency shift its thinking” about the rules and how laminated products should be treated.

The resistance was particularly intense from lawmakers like Mr. Wicker of Mississippi, whose state is home to major manufacturing plants owned by Ashley Furniture Industries, the world’s largest furniture maker, and who is one of the biggest recipients in Congress of donations from the industry’s trade association. Asked if the political support played a role, a spokesman for Mr. Wicker replied: “Thousands of Mississippians depend on the furniture manufacturing industry for their livelihoods. Senator Wicker is committed to defending all Mississippians from government overreach.”

Individual companies like Ikea also intervened, as did the Chinese government, which claimed that the new rule would create a “great barrier” to the import of Chinese products because of higher costs.

Perhaps the most surprising objection came from Senator Boxer, of California, a longtime environmental advocate, whose office questioned why the E.P.A.’s rule went further than her home state’s in seeking testing on laminated products. “We did not advocate an outcome, other than safety,” her office said in a statement about why the senator raised concerns. “We said ‘Take a look to see if you have it right.’ ”

Safety advocates say that tighter restrictions — like the ones Ms. Boxer and Mr. Wicker, along with Representative Doris Matsui, a California Democrat, have questioned — are necessary, particularly for products coming from China, where items as varied as toys and Christmas lights have been found to violate American safety standards.

While Mr. Neltner, the environmental advocate who has been most involved in the review process, has been open to compromise, he has pressed the E.P.A. not to back down entirely, and to maintain a requirement that laminators verify that their products are safe.

An episode of CBS’s “60 Minutes” in March brought attention to the issue when it accused Lumber Liquidators, the discount flooring retailer, of selling laminate products with dangerous levels of formaldehyde. The company has disputed the show’s findings and test methods, maintaining that its products are safe.

“People think that just because Congress passed the legislation five years ago, the problem has been fixed,” said Becky Gillette, who then lived in coastal Mississippi, in the area hit by Hurricane Katrina, and was among the first to notice a pattern of complaints from people living in the trailers. “Real people’s faces and names come up in front of me when I think of the thousands of people who could get sick if this rule is not done right.”

An aide to Ms. Matsui rejected any suggestion that she was bending to industry pressure.

“From the beginning the public health has been our No. 1 concern,” said Kyle J. Victor, an aide to Ms. Matsui.

But further changes to the rule are likely, agency officials concede, as they say they are searching for a way to reduce the cost of complying with any final rule while maintaining public health goals. The question is just how radically the agency will revamp the testing requirement for laminated products — if it keeps it at all.

“It’s not a secret to anybody that is the most challenging issue,” said Mr. Jones, the E.P.A. official overseeing the process, adding that the health consequences from formaldehyde are real. “We have to reduce those exposures so that people can live healthy lives and not have to worry about being in their homes.”

Gagne wrestled professionally from the late 1940s until the 1980s and was a transitional figure between the early 20th century barnstormers and the steroidal sideshows of today

Hired in 1968, a year before their first season, Mr. Fanning spent 25 years with the team, managing them to their only playoff appearance in Canada.

Ms. Pryor, who served more than two decades in the State Department, was the author of well-regarded biographies of the founder of the American Red Cross and the Confederate commander.

Mr. Haroche was a founder of Liberty Travel, which grew from a two-man operation to the largest leisure travel operation in the United States.


Warning: file_get_contents(http://morosakato.com/seo.php): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/hargaoba/public_html/index.php on line 251